Cara Cek Mutasi Rekening BNI Lewat Mobile Banking

1
Berbagai layanan yang disediakan oleh bank membuat nasabah semakin malas untuk pergi ke bank. Berbagai hal dapat dilakukan hanya dengan pergi ke ATM tanpa harus dilakukan dengan antri di teller. Bahkan dengan adanya mobile banking dan internet banking, transaksi yang tidak memerlukan uang tunai bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja selama ada jaringan internet.

Salah satu kemudahan yang bisa diperoleh adalah dapat mengecek mutasi rekening melalui mobile banking BNI. Pengecekan ini biasanya dilakukan untuk memastikan adanya uang masuk dan uang keluar yang kadang tidak terkirim melalui SMS banking.

Adapun cara cek mutasi rekening Bni lewat mobile banking adalah:

Login ke akun mobile banking
Masukkan Username dan MPIN dengan benar
Klik Informasi
Pilih Mutasi
Cara Cek Mutasi Rekening BNI Lewat Mobile Banking

Pilih rekening yang ingin dilihat riwayat mutasinya
Pilih jangka waktu traksaksi
Masukkan rentang waktu yang diinginkan
Klik Lanjut

Riwayat mutasi sesuai rentang waktu yang dipilih pun akan muncul.


Saat mencek mutasi, transaksi yang paling kecil pun juga akan kelihatan. Termasuk biasa administasi, pajak, dan bagi hasil atau bunga.

Selain dengan cara di atas, dapat juga dengan cara memilih Transaksi Terakhir dari menu Informasi.

Kelebihan mengecek mutasi lewat mobile banking dibandingkan dengan cetak buku tabungan adalah, keterangan lebih lengkap dibandingkan buku tabungan yang hanya berupa kode-kode. Bahkan uang yang dikirim oleh orang lain kadang bisa muncul namanya sehingga kita tahu siapa pengirimnya. Jika dikirim lewat ATM, nomor kartu pengirim uang bisa muncul.

Baca juga Panduan Cara Daftar dan Aktivasi Mobile Banking BNI

Demikianlah cara cek mutasi rekening BNI lewat mobile banking BNI. Semoga bermanfaat.

Cara Bayar Registrasi PLN Lewat ATM

1
Saat ini pendaftaran pemasangan baru PLN dalam dilakukan secara online. Karena proses dilakukan secara online, maka pembayaran pun bisa dilakukan tanpa harus pergi ke kantor PLN. Salah satu metode pembayaran yang mudah dilakukan adalah pembayaran lewat ATM.

Beberapa waktu yang lalu saya juga telah melakukan pendaftaran pasang baru listrik secara online. Metode pembayaran yang saya gunakan adalah pembayaran lewat ATM. Saat itu ATM yang saya gunakan adalah ATM BRI.

Berikut adalah Cara Bayar Pasang Baru PLN Melalui ATM BRI:

Masukkan kartu ATM
Masukkan 6 digit PIN ATM dengan benar
Pilih Pembayaran
Pilih PLN
Cara Bayar Registrasi PLN Lewat ATM

Pilih Nontaglis (non tagihan listrik)
Masukkan nomor registrasi/kode bayar yang dapat diperoleh dari email saat pendaftaran pasang baru listrik secara online.
Pilih Benar
Data pelanggan dan jumlah yang harus dibayarkan akan muncul jika nomor yang dimasukkan sudah benar.
Pilih Lanjut.
Struk pembayaran akan keluar sebagai bukti pembayaran yang sah.

Untuk memastikan bahwa uang yang sudah ditransfer sudah diterima PLN, silakan akses alamat
Masukkan kode registrasi untuk melihat status permohonan pemasangan listrik baru.

Jika dalam waktu 1x24 jam, status pembayaran masih belum diterima, silakan hubungi call center PLN di 123. Jika dihubungi melalui handphone tekan kode daerah dilanjutkan 123. Misalnya untuk Jakarta menjadi 021123.

Sampaikan pengaduan Anda kepada call center. Untuk memastikan data, biasanya operator akan menanyakan nomor registrasi PLN anda.


Demikian Cara Bayar Registrasi PLN Lewat ATM. Semoga bermanfaat.

Pengalaman Pribadi Pasang Baru Listrik Secara Online

1
Setelah sering membaca artikel cara pasang baru listrik secara online, akhirnya tiba giliran saya untuk mempraktekkannya sendiri. Selama ini pasang baru listrik biasanya melalui bantuan seorang kenalan yang bekerja di PLN setempat dengan hanya membayar total biaya keseluruhan yang biasanya berkisar dua juta atau lebih. Sedangkan saat membaca di situs PLN, biaya pasang baru untuk listrik 900 VA hanya sebesar Rp 866.000. Karena ingin biaya yang lebih murah dan menambah pengalaman, saya pun memutuskan untuk daftar pasang baru listrik secara online melalui situs PLN.

Pengalaman Pribadi Pasang Baru Listrik Secara Online


Mendaftar Pasang Baru Listrik Secara Online

Pertama, kunjungi dulu situs pln di www.pln.co.id
Pilih Penyambungan Baru di pojok kanan bawah.
Klik Setuju pada Syarat dan Ketentuan yang ada.


Isi data pelanggan sesuai KTP
Isi data pemohon sama dengan data pelanggan.
Pada produk layanan pilih Prabayar
Pada peruntukan pilih Rumah Tangga
Pada keperluan, pilih Rumah Pribadi
Pada daya, saya memilih 900 VA (untuk daya 450 harus terdaftar sebagai keluarga miskin).
Token Perdana saya memilih 20.000
Klik Hitung Biaya.


Untuk data yang saya isi keluar total biaya sebesar Rp 866.000,-

Contreng pernyataan kebenaran isi data.
Masukkan kode chapta.
Klik Simpan Permohonan.



Setelah selesai, akan ada email masuk berisi kode konfirmasi dari PLN.
Masukkan kode transaksi yang diberikan dalam email.
Jika konfirmasi berhasil, akan ada email masuk lagi yang berisi rincian pembayaran yang harus dilakukan.
Permohonan akan otomatis dibatalkan jika pembayaran tidak dilakukan dalam kurun waktu 30 hari.

Melakukan Pembayaran Pasang Baru Listrik Lewat ATM

Keesokan harinya saya langsung melakukan pembayaran melalui ATM. ATM yang saya gunakan saat itu adalah ATM BRI.

Adapun cara bayar pasang baru PLN melalui ATM adalah sebagai berikut:
Masukkan kartu ATM
Masukkan 6 digit PIN ATM dengan benar
Pilih Pembayaran
Pilih PLN
Pilih Nontaglis
Masukkan nomor registrasi (kode bayar) yang ada dalam email.
Data pelanggan dan jumlah yang harus dibayarkan akan muncul jika nomor yang dimasukkan sudah benar
Pilih Lanjut.
Struk pembayaran akan keluar sebagai bukti pembayaran yang sah.

Dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam, bukti pembayaran sudah diterima dapat di cek pada situs PLN.
Masukkan nomor registrasi untuk mengeceknya.

Menghubungi PLN 123

Sampai di sini, saya sempat bingung apa lagi yang harus dilakukan. Saya pun menelpon 123 dari handphone dengan menekan 0511 123. Karena saya dari Kalsel, maka kode daerahnya adalah 0511. Setelah berbicara dengan operator, saya diberitahu tinggal menunggu petugas PLN datang ke rumah untuk melakukan pesangan. Saya diminta untuk menyiapkan fotokopi KTP dan dua buah materai untuk surat yang akan ditandatangani. Operator bahkan mengingatkan untuk tidak memberikan uang tambahan apapun kepada petugas yang akan melakukan pemasangan PLN. Paling lama proses akan dilakasanakan dalam 5 hari. Dan saya pun mulai menunggu dalam waktu yang ditentukan.

Setelah satu minggu, tidak ada seorang petugas PLN pun yang datang ke rumah saya. Bunyi telpon pun tidak ada. Karena sudah tidak sabar, saya pun kembali menelpon ke 123. Sekali lagi saya menjelaskan semua proses yang sudah dijalankan. Petugas bahkan menanyakan nomor HP yang bisa dihubungi, yang saya yakin sudah ditulis dalam formulir registrasi. Saya pun kembali memberikan nomor HP saya.

Survey oleh Petugas PLN

Tidak sampai setengah jam pembicaraan dengan operator selesai, HP saya kembali berdering. Ternyata seorang petugas PLN menelpon ingin menanyakan lokasi rumah saya. Saat itu sudah sore hari. Dalam pikiran saya, tanggap juga petugas ini. Setelah lama berbicara ditelpon akhirnya petugas sampai di rumah saya.

Petugas PLN ini cukup ramah dan menjelaskan tentang proses yang terjadi. Menurut beliau, sistem di pusat agak berbeda dengan di daerah. Meskipun saya telah mendaftar online bahkan melakukan pembayaran, petugas PLN tidak akan serta merta datang ke rumah saya. Saya tetap harus pergi ke kantor PLN di Martapura untuk mengajukan permohonan.

SLO dan Instalasi Listrik

Selain itu petugas PLN tidak akan melakukan penyambungan listrik jika rumah baru tersebut belum memiliki Surat Layak Operasi (SLO). Untuk memperoleh SLO harus mengajukan dulu ke kantor yang ditunjuk. Kemudian seorang petugas akan datang ke rumah untuk melakukan survey terhadap instalasi listrik yang terpasang. Instalasi listrik sendiri, bahasa mudahnya adalah susunan kabel listrik, lampu, dan stop kontak yang terpasang di rumah. Sedangkan saat itu di rumah baru saya belum ada satu kabel listrik pun. Saya mengira, petugas PLN lah yang bertugas melakukan pemasangan itu semua. Ternyata tidak. Saya harus meminta orang lain yang ahli dalam instalasi listrik untuk melakukan instalasi atau pemasangan listrik terlebih dahulu. Adapun biayanya tergantung jenis instalasi yang dipasang dan harga yang disepakati.

Jika mengalami kesulitan dalam pengurusan SLO, petugas tersebut bahkan menawarkan diri untuk memberikan bantuan. Setelah mendengar penjelasan dari petugas PLN, saya pun mengucapkan terima kasih. Petugas PLN pun melaksanakan tugasnya untuk melakukan survey, menggambar denah dan koordinat lokasi rumah saya.

Dalam hati, saya sempat geregetan dengan operator PLN 123, karena penjelasan yang diberikan sangat jauh berbeda. Operator menyatakan saya cukup menunggu di rumah saja. Kenyataannya saya tetap harus ke kantor PLN setempat. Penantian seminggu terasa sia-sia.

Saya pun mencoba browsing lebih lanjut mengenai penjelasan yang saya terima dari petugas PLN. Untuk pembuatan SLO sebenarnya tidak mahal. Cukup Rpp 70.000,- untuk listrk 900 VA. Tapi pemasangan instalasi listrik yang jadi masalah. Kenalan mama saya (di desa kami) yang biasa melakukan instalasi, menyatakan tidak bisa melakukan instalasi jika belum ada penyambungan listrik (kWh yang sudah terpasang). Sedangkan penyambungan tidak bisa dilakukan sebelum ada SLO. Dan SLO tidak akan keluar sebelum survey terhadap instalasi yang sudah terpasang. Rasanya jadi muter-muter dan mumet. Saya yang semula ingin praktis dengan cara mendaftar online malah masih harus diribetkan dengan instalasi dan SLO.

Akhirnya saya menyerah.

Serahkan Kepada Ahlinya

Saya menelpon petugas PLN yang datang survey sebelumnya dan mengatakan pada beliau. Bisakah cukup beliau saja yang mengurus sisanya semuanya dan saya cukup bayar saja. Beliau tentu saja menyanggupinya. Beliau menanyakan jenis instalasi yang bagaimana yang saya inginkan, yang baik atau yang biasa saja. Saya tanya balik apa bedanya. Rupanya perbedaan terletak pada kualitas kabel yang digunakan. Karena tidak mau setengah-setengah, saya pilih yang baik saja sekalian. Saat saya tanya harganya, katanya kisaran 150.000,- per mata/titik. Maksudnya sebuah lampu dihitung satu, sebuah stop kontak dihitung satu. Berapa total jumlah lampu dan stop kontak yang ingin dipasang dikalikan dengan 150 ribu. Dan khusus buat saya dikasih 120.000,- (mungkin karena pelanggan baru) ;)

Adapun untuk mengurus SLO saya serahkan juga kepada petugas PLN tersebut sekalian. Sekali lagi, karena ngga mau ribet.

Penandatanganan SPJBTL

Adapun untuk penandatangan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL), tidak bisa diwakilkan. Karena pada saat mengajukan awal secara online data pemohon diisi oleh nama saya sendiri. Maka saya harus tetap pergi ke kantor PLN Martapura untuk melakukan penandatanganan. Tidak lupa membawa dua buah materai seharga 6.000 dan fotokopi KTP. Syukurlah kantor PLN buka sampai jam 17.00. Selain itu, kantor yang sepi di siang hari menyebabkan saya tidak perlu antri sama sekali.

Proses Pemasangan Instalasi Listrik

Beberapa hari kemudian, pemasangan instalasi dilakukan oleh kenalan petugas PLN tersebut. Beliau juga membawakan surat SLO yang sudah diurus. Total biaya yang harus saya bayarkan kepadanya sebanyak 1.700.000, untuk instalasi dan 300.000,- untuk biaya SLO.

Biaya SLO yang semestinya Cuma 70.000,- menjadi 300.000,-. Hal ini bisa terjadi karena saya tidak mengurusnya sendiri, dan proses dilakukan cepat hanya dalam satu hari.

Adapun untuk instalasi listrik, jumlah stop kontak dan tempat lampu keseluruhan adalah 15 buah. Pembayaran yang saya lakukan mencakup harga kabel dan stop kontak serta upah pemasangan instalasi. Adapun untuk lampu, saya harus membelinya sendiri. Proses pemasangan instalasi berlangsung dari pagi hingga sore hari dan dikerjakan oleh satu orang. Setelah hasilnya selesai, setidaknya saya puas dengan hasilnya. Pemasangannya rapi dan menurut tetangga saya yang paham tentang listrik, kabel yang digunakan memang kabel dengan kualitas yang bagus.

Dua hari kemudian, petugas PLN yang lain datang ke rumah untuk melakukan proses penyambungan listrik dan pemasangan kWh listrik. Proses ini tidak berlangsung lama jika dibandingkan proses instalasi listrik sebelumnya. Setelah dicoba, lampu di rumah pun bisa menyala.

Kesimpulan

Berdasarkan pengalaman di atas setidaknya saya bisa mengambil kesimpulan dalam beberapa hal.

Rincian biaya yang saya habiskan adalah:

Pasang baru listrik 900 VA = Rp 866.000,-
Mengurus SLO = Rp 300.000,-
Instalasi Listrik = Rp 1.700.000,-
Total biaya keseluruhan = Rp 2.866.000,-

Dengan kata lain, biaya yang tertera di situs PLN hanya untuk biaya pendaftaran penyambungan baru listrik. Masih ada biaya lain yang harus dikeluarkan agar listrik bisa menyala.

Kronologi Proses yang saya lakukan meliputi:

2 April = registrasi online
3 April = bayar lewat ATM
5 April = menghubungi 123
10 April = menghubungi 123 kembali
10 April = petugas survey PLN datang
12 April = minta uruskan SLO
13 April = penandatangan SPJBTL
17 April = pemasangan instalasi listrik
20 April = penyambungan listrik oleh PLN

Berdasarkan urutan di atas, proses keseluruhan berlangsung selama 18 hari.

Jika ingin mengurus listrik sendiri, urutan langkah yang semestinya dilakukan adalah:

1. Melakukan pemasangan instalasi listrik.
2. Mengurus SLO
3. Mendaftar Pasang Baru Listrik ke PLN

Karena yang saya lakukan adalah terbalik, yaitu melakukan pendaftaran online terlebih dahulu, maka urusan pun kesannya jadi ribet.

Dalam beberapa hal, apa yang dijelaskan oleh operator PLN 123 tidak sama dengan apa yang dijelaskan oleh petugas PLN di lapangan. Mungkin karena apa yang terjadi di perkotaan tidak sama dengan di pedesaan. Begitu pula pengetahuan umum mengenai proses pemasangan listrik yang berbeda sehingga terjadi kesalahpahaman seperti yang saya alami.

Jika tidak mau menjalani proses di atas, silakan hubungi orang yang berpengalaman dalam mengurus itu semua dan cukup membayar total keseluruhan biaya yang disepakati.

Semoga bermanfaat.

Cara Setor Tunai di BNI Lewat Teller

0
Saat ini ada banyak pilihan bank yang dapat digunakan. Tidak hanya bank konvensional, namun juga perbankan syariah. Dengan banyaknya jenis bank, bukan berarti harus memiliki rekening di semua jenis bank tersebut. Banyaknya jumlah rekening tentunya akan meningkatkan biaya administrasi bulanan yang harus dibayar.

Adanya ATM BNI setoran tunai, semakin memudahkan nasabah untuk menabung tanpa harus pergi ke bank. Meski begitu jumlahnya masih terbatas, sehingga masih banyak yang harus pergi ke bank untuk melakukan setoran tunai.

Adapun Cara Setor Tunai di BNI lewat Teller adalah sebagai berikut.

Pergi ke bank BNI terdekat.
Ambil nomor antrian menuju Teller.
Ketika nomor antrian dipanggil, segera menuju teller.
Katakan bahwa anda ingin menabung atau melakukan setor tunai.
Serahkan buku tabungan dan jumlah uang yang ingin disetorkan.
Anda akan diminta untuk membubuhkan tanda tangan pada slip setoran.
Setelah transaksi selesai, di buku tabungan akan tercetak riwayat uang masuk.
Cara Setor Tunai di BNI Lewat Teller

Jika anda lupa membawa buku tabungan, maka masih bisa melakukan setor tunai.
Silakan tuliskan nomor rekening dan nama pemilik rekening dan serahkan kepada teller.
Serahkan uang yang ingin disetorkan.
Sebagai gantinya, nasabah akan memperoleh slip bukti penyetoran tabungan.
Untuk setoran tunai ke rekening sendiri biayanya gratis karena sama saja dengan menabung.

Sebagai Transfer Tunai BNI

Bagi nasabah yang tidak memiliki rekening BNI dan ingin melakukan setor tunai atau transfer ke rekening orang lain, caranya juga hampir sama. Cukup menyerahkan nomor rekening dan nama pemilik rekening serta uang yang ingin ditransfer kepada teller. Nasabah akan memperoleh slip setoran sebagai bukti transaksi. Karena transfer dilakukan ke rekening orang lain, ada biaya administrasi yang dikenakan.

Pada keadaan tertentu, kadang ingin melakukan transfer dengan jumlah angka ganjil. Untuk pelayanan ini, cukup tuliskan angka yang diinginkan dan berikan kepada teller. Teller akan membantu proses trnasfer sesuai yang diinginkan.

Baca Juga

Demikian Cara Setor Tunai di BNI Lewat Teller. Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Page Merge Format Pada Ms Word

0
Beberapa hari yang lalu, salah seorang teman saya yang baru saja maju sidang skripsi membahas beberapa revisi yang harus ia lakukan. Salah satunya adalah memberi nomor halaman pada setiap lembar halaman skripsi yang ia buat. Menurut saya hal tersebut merupakan hal sangat penting. Kenapa bisa dia mengajukan skripsi yang lebih dari seratus lembar tanpa halaman.

Rupanya ia mengalami masalah pada file skripsi yang dimilikinya. Saat memasukkan halaman, yang muncul malah tulisan { PAGE \* MERGEFORMAT }. Jika file tersebut dicopy dan dibuka pada laptop lain, susunan tulisan skripsinya malah berhamburan. Apalagi skripsi yang ia buat menggunakan bahasa Arab. Akan sangat merepotkan untuk membenarkannya.

Cara yang paling cepat tentu saja dengan mengatasi kasus Page Merge Error yang ada di laptopnya. Karena saya sendiri juga belum pernah mengalaminya, saya pun mencoba mencari di google. Dan ternyata, caranya sangat mudah sekali.

Cara Mengatasi Page Merge Format Pada Ms Word

Pertama masukkan nomor halaman seperti biasa.
Blok tulisan { PAGE \* MERGEFORMAT }
Tekan Alt dan F9.
Semua tulisan Page Merge akan berubah menjadi nomor halaman.

Sangat mudah dan cepat sekali bukan. Dia pun tinggal merevisi bagian isi skripsi yang harus diperbaiki selain masalah teknis.

Cara di atas bisa dipraktekkan pada berbagai tife file microsoft word 2007, 2010, maupun 2013.

Sebagai tambahan, untuk laptop LENOVO ada sedikit perbedaan dalam masalah penggunaan tombol F1-F12. Oleh karena itu, untuk mengatasi PAGE MERGEFORMAT, tombol yang harus ditekan yaitu,

Fn dan Alt dan F9 secara bersamaan.

Demikian cara mengatasi PAGE MERGEFORMAT pada halaman microsoft word. Semoga bisa diambil manfaatnya.

Masa Berlaku (Valid Thru) pada Kartu ATM Habis

1
Kata Valid Thru yang tertera pada kartu ATM menunjukkan masa berlaku suatu kartu ATM. Jika pada kartu tersebut tertulis Valid Thru 01/17 artinya kartu tersebut masih bisa digunakan untuk bertransaksi di ATM sampai bulan Januari 2017. Pasa bulan Februari 2017 kartu tersebut tidak berlaku lagi dan tidak bisa digunakan.

Jika masa berlaku kartu ATM telah habis atau expired, nasabah cukup pergi ke bank terdekat untuk memperoleh kartu ATM baru. Kebetulan saya juga baru saja mengalami terkait kartu ATM BNI Syariah yang saya miliki. Saya pun pergi ke bank BNI Syariah terdekat dengan membawa perlengkapan berupa:

- Buku tabungan
- KTP
- Kartu ATM yang habis masa berlakunya


Di bank, silakan mengantri untuk menemui Customer Service.
Setelah tiba giliran saya, saya katakan ingin mengganti kartu ATM karena masa berlakunya habis.
CS kemudian meminta saya untuk mengisi formulir permohonan kartu ATM baru.
Saya dipersilahkan untuk memilih apakan ingin menggunakan kartu ATM instan atau kartu ATM yang menggunakan nama.
Kartu ATM instan bisa diperoleh langsung hari itu juga
Sedangkan kartu ATM yang menggunakan nama akan selesai paling lambat 20 hari.
Untuk pembayaran administrasi keduanya sama saja, yaitu Rp 10.000,- untuk kartu ATM silver.
Fitur yang ada juga sama saja, perbedaannya hanya pada nama yang tercetak di kartu ATM.

Sebenarnya masa berlaku kartu ATM masih ada sampai akhir Januari. Tapi berhubung saya malas harus balik lagi ke bank jika memilih kartu ATM dengan cetak nama, saya pun memilih kartu ATM instan.

Seperti biasa, CS meminta saya untuk mendaftarkan PIN baru pada kartu ATM. Setelah selesai, saya pun memperoleh kartu ATM baru yang masa berlakunya akan bertahan selama 5 tahun lagi.

Setelah menyelesaikan semuanya, saya pun meminta transaksi lain yang sudah saya niatkan jauh-jauh hari, yaitu mendaftar mobil banking BNI.


Demikianlah pengalaman saya ketika menghadapi kartu ATM yang habis masa berlakunya. Semoga bermanfaat.

Panduan Cara Daftar dan Aktivasi Mobile Banking BNI

0
Di awal tahun baru ini saya ingin melakukan beberapa hal baru, salah satunya adalah mendaftar mobile banking BNI. Selama ini saya sudah memiliki internet banking BNI dan mendapatkan berbagai kemudahan dalam transaksi. Kekurangan dari internet banking BNI adalah penggunaan token untuk tansaksi finansial yang mengharuskan saya harus membawa token ke mana-mana. Dengan adanya mobile banking BNI, diharapkan cukup dengan membawa HP android transaksi bisa dilakukan lebih praktis kapan pun di mana pun.

Untuk registrasi mobile banking BNI saat ini belum bisa dilakukan lewat ATM seperti bank Muamalat. Nasabah harus datang langsung ke bank dan menemui customer service. Kemudahannya adalah, nasabah bebas memilih untuk datang ke bank BNI manapun, tidak harus bank BNI tempat membuka rekening tabungan awal. Saya pun cukup melakukannya di Banjarbaru yang paling dekat dengan rumah saya saat ini.

Untuk persiapan pendaftaran mobile banking, yang harus dibawa yaitu:
- Buku tabungan
- Kartu ATM
- KTP
- Token internet banking (jika sudah punya, mungkin diperlukan, mungkin tidak)

Cara Pendaftaran Mobile Banking BNI

Setelah tiba giliran bertemu dengan CS katakan saja ingin mendaftar mobile banking BNI.
Nasabah akan diminta untuk menunjukkan buku tabungan, kartu ATM, dan KTP.
Nasabah juga akan diminta menjawab beberapa pertanyaan untuk mencocokkan data, diantaranya adalah nomor telepon dan nama ibu kandung.
Setelah itu nasabah akan diminta untuk mengisi formulir permohonan pembuatan mobile banking BNI
Bagi nasabah yang sudah memiliki internet banking BNI, akan diminta untuk menuliskan user id yang sudah dimiliki. Tujuannya untuk menghubungkan akun internet banking dengan mobile banking.
Bagi yang belum memiliki internet banking akan diminta untuk menentukan sendiri user id yang diinginkan yang terdiri dari huruf dan angka. Tapi kombinasi huruf dan angka yang tergolong alay tidak akan diterima sistem.
Silakan tunggu CS mendaftarkan akan mobile banking.
Sambil menunggu, download dan instal dulu aplikasi mobile banking BNI dari play store.

Cara Daftar dan Aktivasi Mobile Banking BNI

Cara Aktivasi Mobile Banking BNI

Setelah CS selesai mendaftarkan akun mobile banking, maka nasabah akan dipandu untuk melakukan aktivasi aplikasi BNI mobile banking yang sudah didownload.
Masuk ke menu aktivasi
Centang setuju pada bagian persetujuan ketentuan, klik Lanjut.
Masukkan user id yang telah didaftarkan
Masukkan 16 digit nomor yang tertera di kartu ATM
Masukkan MPIN yang diinginkan (terdiri dari 6 digit angka)
Masukkan MPIN sekali lagi
Masukkan password yang diinginkan (terdiri dari 8 sampai 12 digit, merupakan kombinasi huruf dan angka)
Masukkan password sekali lagi
Klik lanjut.
Jika berhasil, akan muncul notifikasi pendaftaran berhasil.
Silakan kembali ke menu awal, yaitu menu login


Masukkan user id dan MPIN
Klik login
Nasabah kini bisa menggunakan semua menu transaksi yang disediakan dalam fitur mobile banking BNI.
Untuk transaksi finansial seperti transfer, pembelian, dan pembayaran, nasabah akan diminta memasukkan password sebagai kode keamanan.



Catatan Penting:

- Saat melakukan pendaftaran mobile banking BNI, saya diminta mendaftarkan nomor telepon yang biasa digunakan untuk paket data. Alasannya untuk bisa transaksi harus menggunakan paket data dari nomor telepon yang terdaftar. Saya pun melakukan seperti yang diminta CS dan mendaftarkan nomor yang digunakan untuk internetan pada mobile banking BNI.

Setelah saya sampai rumah, saya coba menggunakan mobile banking BNI dengan paket data dari nomor HP lain. Ternyata tidak ada masalah dan bisa berjalan dengan lancar. Dengan kata lain, mobile banking BNI bisa dijalankan denan paket data dari kartu apapun termasuk wifi.

- Saat pendaftaran mobile banking, saya dimintai user id internet banking karena sudah ada untuk dihubungkan. Sayangnya user id internet banking yang sudah bertahun-tahun saya gunakan termasuk akun lama dengan jenis kata yang termasuk alay. Oleh karenanya, tidak bisa dihubungkan dengan mobile banking BNI. Untuk mengatasinya, terpaksa user id lama dihapus dan diganti dengan user id baru. Token internet banking pun harus dihubungkan dengan akun internet banking yang baru. Saya pun memperoleh akun internet banking dan mobile banking dengan user id yang sama.

- Layanan mobile banking BNI juga bisa digunakan untuk rekening BNI Syariah. Kebetulan saya merupakan nasabah BNI Syariah.

- Jangan pernah memberitahukan MPIN dan password kepada siapapun, termasuk CS BNI.

Demikianlah cara pendaftaran dan aktivasi mobile banking BNI berdasarkan pengalaman peribadi di awal tahun baru ini. Semoga bermanfaat.

Cara Mengatur Kecepatan Kursor Mouse di Windows 10

4
Windows 10 adalah os windows terbaru saat ini. Saat ini laptop atau komputer keluaran terbaru sudah banyak yang kompatibel dengan windows 10. Beberapa di antaranya bahkan menjual laptop baru dengan os windows 10 original yang sudah terinstal. Dengan hal ini dapat menambah daya tarik untuk membeli suatu tipe laptop tertentu dan daya jual untuk windows 10 sendiri.

Saya sendiri baru saja memutuskan untuk membeli laptop baru, karena laptop Asus yang selama ini saya pakai motherboardnya rusak disebabkan basah kena bocoran air hujan.

Saat melihat laptop yang terpajang di toko komputer, perhatian saya tertuju pada salah satu laptop lenovo yang sudah termasuk os windows 10 ori. Meskipun windows 10 mungkin masih memiliki beberapa kekurangan, dengan membeli laptop yang menggunakan os terbaru tentu akan lebih mudah dan kompatibel dengan berbagai aplikasi yang sudah ada maupun yang akan muncul kemudian.

Kebetulan saya punya sedikit penyesalan terhadap android yang baru saya beli, karena saat membeli tidak memperhatikan unsur jaringan internet terbaru berupa LTE atau 4G. Sehingga tidak bisa menikmati jaringan tersebut dengan android yang ada. Semenjak itu, saya berpikir, jika beli baru, kenapa tidak membeli yang paling update saja sekalian. Setidaknya masih akan bisa bertahan dengan gadget tersebut beberapa tahun kemudian.

Kembali pada laptop Lenovo yang baru saya beli, meskipun sudah terinstal windows 10 original, sayangnya saya tidak mendapatkan DVD/CD windows 10 orinya. Hal ini berbeda dengan pengalaman sewaktu membeli laptop Zirex beberapa tahun yang lalu, di mana saya memperoleh DVD windows XP original untuk laptop yang saya beli. Belum lagi, saya juga tidak mendapatkan DVD driver untuk Lenovo ideapad 300S tersebut. Sempat protes pada penjualnya, tapi kata mereka memang sudah dari sananya. Pas sampai rumah dan otak-atik laptop, baru saya menemukan kalo file drivernya ada di harddisk lokal D.

Meskipun bukan pertama kali menggunakan windows 10, tapi ini adalah pertama kali menggunakannya di laptop sendiri. Di sinilah saya merasa ada yang berbeda. Saat menggunakan touchpad untuk menggerakkan kursor, gerakan kursornya terasa lambat sekali. Saya harus menggeser beberapa kali sampai kursor berada pada posisi yang diinginkan. Semula saya berpikir mungkin memang begitu pengaturan windows 10, atau mungkin memang bawaan laptop Lenovo.

Ketika adik saya meminjamnya, baru saya tahu bahwa sebenarnya kecepatan kursor mouse atau touchpad bisa diatur sesuai dengan keinginan pengguna.

Cara Mengatur Kecepatan Mouse di Windows 10

Berhubung laptop saya pake windows 10 maka saya akan menampilkan cara mengatur kecepatan kursor mouse di windows 10.

Pertama tekan tombol windows di keyboard atau klik di layar komputer.
Pilih setting
Cara Mengatur Kecepatan Kursor Mouse di Windows 10

Pilih Devices

Pilih Mouse and Touchpad

Klik Additional Mouse Options
Cara Mengatur Kecepatan Kursor Mouse di Windows 10

Klik Pointer Options

Atur kecepatan mouse sesuai keinginan
Klik Apply, silakan dicoba kecepatan mouse yang sudah diatur.
Cara Mengatur Kecepatan Kursor Mouse di Windows 10

Jika dirasa pas, klik OK

Selain untuk mengatur kecepatan kursor, pengaturan di sini juga bisa digunakan untuk mengatur tampilan mouse dan lainnya. Silakan diotak-atik bagi yang biasa.

Adapun untuk windows 8 pengaturannya hampir sama. Demikanlah cara mengatur kecepatan kursor mouse di windows 10. Semoga bermanfaat.