Asik Pedia, Blog Asik Buat Dibaca

0
Berawal dari kunjungan ke Juragan Cipir yang sudah lama tidak saya lakukan. Pada salah satu artikel ada sebuah komentar yang memuji blog lain, yaitu Maniak Menulis.

Karena sepertinya bagus, saya pun berkunjung ke Maniak Menulis. Dan benar saja, membaca satu artikel tidak cukup. Entah berapa artikel yang saya baca dan komentari.

Selain membaca Maniak Penulis, saya juga mengunjungi blog milik komentator yang mengatakan Maniak Menulis adalah blog yang enak dibaca.

Sama dengan di Maniak Menulis, membaca satu artikel di sini juga tidak cukup. Maka saya pun mulai berselancar di blog tersebut.

Asik Pedia, Blog Asik Buat Dibaca

Apa sebenarnya yang membuat saya betah berlama-lama pada blog yang baru saya temui tersebut?

1. Bahasanya ringan

Sebagai pencinta bahasa (bukan hanya Bahasa Indonesia), saya menyukai tulisan dengan bahasa yang ringan. Tidak dibuat-buat dan mengalir.

2. Pembahasannya juga ringan

Mungkin ringan disini maksudnya sesuai dengan selera saya. Kebetulan saya memang menyukai dunia blogging. Maka membaca tulisan seputar blogging selalu menarik perhatian saya. Apalagi tidak ada penggunaan kode HTML atau CSS. Yang itu mah berat.

3. Memotivasi

Ya, blog tersebut menambah motivasi saya untuk menulis. Ketika membaca tulisan orang yang bagus, saya juga termotivasi untuk membuat tulisan yang bagus

4. Penulisnya Ramah

Dari mana saya tahu penulisnya ramah. Bagi saya gaya menulis bisa menunjukkan keramahan seseorang. Selain itu sang penulis, Kang Nata, suka menjawab komentar yang ada di blog nya dan berkunjung balik ke blog orang lain. Ini adalah ciri-ciri orang yang ramah.

Betah membaca sebuah blog tersebut saja kurang cukup.

Kenapa saya justru menulis tentang blog tersebut di blog saya?

Inilah salah satu kelebihan tulisan di blog tersebut. Memotivasi dan mempengaruhi.

Salah satu artikel dalam Asik Pedia membahas tentang manfaat menulis artikel tentang blog orang lain. Maka saya mempraktekkannya dengan menulis artikel tentang Blog Asik Pedia.

Saya selalu percaya, ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan. Happy blogging.

Matched Content dan Blogspot.co.id, Keputusan Redirect

0
Perihal redirect domain blogspot.com ke blogspot.co.id telah ramai memenuhi perbincangan blogger saat pertama kali diluncurkan tahun 2015. Beberapa dampak yang ditimbulkannya pun dipaparkan oleh para pemerhati.

Dampak Domain Blogspot.co.id

- Iklan adsense tidak muncul
- Ranking alexa membengkak
- Adanya duplikat konten

Para blogger yang masih menggunakan domain gratis ini pun ramai-ramai mencari cara bagaimana mengembalikan redirect blogspot.co.id ke blogspot.com

Bagaimana dengan Mari Ngenet sendiri?

Saat itu Mari Ngenet tidak melakukan perubahan apa-apa. Cukup mengikuti keputusan Google dan membiarkan penggunaan blogspot.co.id. Alasannya bukan hanya karena tidak terlalu mempedulikan dampak yang ditimbulkannya. Tapi karena penulis saat itu sedang vakum dari blogging. Dengan kata lain blog dibiarkan apa adanya karena kesibukan di dunia offline.

Saat memutuskan untuk memulai blogging lagi, maringenet masih bertahan dengan blogspot.co.id. Perbincangan mengenai .com dan .co.id sudah mulai reda. Beberapa kekhawatiran yang sempat dibahas pun beberapa sudah tidak relevan lagi.

Matched Content dan Blogspot.co.id, Keputusan Redirect

Sanggahan Dampak Domain Blogspot.co.id

- Iklan adsense tidak muncul

Seiring dengan berjalannya waktu, hal ini sudah tidak relevan lagi. Karena kenyataanya sekarang iklan adsense banyak bertebaran di blogspot.co.id

- Ranking alexa membengkak

Hal ini memang benar. Tapi sekarang alexa sudah kurang dijadikan rujukan untuk menilai bagus tidaknya suatu situs.

- Adanya duplikat konten

Untuk kasus yang satu ini kurang saya pahami. Tapi hasil penelusuran google sendiri cenderung memprioritaskan domain blogspot.com, meskipun setelah diklik akan diredirect ke blogspot.co.id jika pengguna berada di Indonesia.

Pengunjung blog ini memang belum seberapa. Masih banyak yang harus dilakukan agar bisa seperti blog para master. Dan karena beberapa alasan tertentu saya masih bertahan dengan domain gratisan dari blogger ini.


Blogspot dan Google Adsense

Mari Ngenet sebagai blog gratisan memiliki kelebihan tersendiri. Blog inilah yang telah mengenalkan saya pada Google Adsense sejak tahun 2010 silam. Saat itu mendaftar adsense sangat mudah, cukup dari dasbord blogger. Syaratnya mudah dan langsung diterima.

Meskipun penulis sering hilang dan muncul dari dunia blogging, blog ini dengan domain gratisnya tetap bertahan di dunia maya dengan pengunjungnya yang juga pasang surut.

Termasuk fitur adsense matched content yang masih ramai dibicarakan para blogger akhir-akhir ini. Diantara blog-blog saya yang lain yang timbul tenggelam, blog ini yang pertama dipercaya untuk menggunakan adsense matched content.

Karena domain blog yang menyesuaikan negara pengakses situs, maka untuk matched content sendiri ada empat url yang diterima yaitu:

maringenet.blogspot.co.id
maringenet.blogspot.com
maringenet.blogspot.my
maringenet.blogspot.sg

Keempat url tersebut pada dasarnya adalah sama-sama menuju ke blog Mari Ngenet ini. Jadi sama saja dan tidak masalah.

Saya pun berhasil meletakkan fitur matched content di blog dan mencoba melihat hasilnya.


Adsense Matched Content dan Blogspot.co.id

Setelah beberapa hari saya perhatikan, ada yang aneh dengan tampilan matched content di maringenet.blogspot.co.id. Rekomendasi yang muncul, kebanyak bukan artikel yang berasal dari blog ini. Semula saya berpikir, jika bukan dari blog ini, berarti adalah iklan.

Tapi setelah saya bandingkan dengan blog para master, tampilan iklan tidak seperti itu. Tampilan iklan biasanya ada tulisan iklan atau advertisement. Jumlahnya biasanya cuma tiga dan hanya saya temukan pada situs-situs terkenal.

Jika bukan iklan, lalu rekomendasi apa yang muncul yang bukan berasal dari blog saya?

Saat akan posting artikel, biasanya saya melakukan preview dulu untuk melihat bagaimana tampilannya. Saat proses preview, tidak terjadi direct domain, sehingga urlnya adalah maringenet.blogspot.com. Saat preview, tampilan rekomendasi matched content semua berasal dari blog saya.

Saya mencoba memikirkannya dan kesimpulan yang saya ambil adalah:
  • Untuk domain maringenet.blogspot.co.id tidak banyak laman yang diindeks atau diakui oleh google. Oleh karenanya saat memperlihatkan rekomendasi, google merasa jumlah laman unik terbatas. Akibatnya rekomendasi yang ditampilkan justru diambil dari situs atau blog publisher adsense lainnya. Dan sayangnya, ini bukan iklan.
  • Untuk domain maringenet.blogspot.com memiliki jumlah laman unik yang dianggap mencukupi. Oleh karenanya matched content menampilkan rekomendasi yang berasal dari blog ini sendiri. Meskipun, blog ini masih dianggap belum layak untuk menampilkan iklan.

Berdasarkan pemikiran di atas, penggunaan matched content di maringenet.blogspot.co.id tidak akan membawa kebaikan pada blog ini. Meskipun pada hasil penelusuran google yang muncul adalah maringenet.blogspot.com, saat alamat diklik, pembaca yang berada di Indonesia akan dialihkan ke maringenet.blogspot.co.id.

Untuk memanfaatkan fungsi matched content dari google adsense itulah, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan redirect dari blogspot.co.id ke blogspot.com.

Cara Redirect dari Blogspot.Co.Id ke Blogspot.Com

Mencari cara melakukan redirect blogspot di google tidaklah sulit. Sudah banyak yang menjelaskannya. Adapun kode yang saya gunakan hanya mengikuti apa yang ada.

Masuk ke dasboard blogger
Pilih template/tema
Klik Edit HTML
Cari kode <head>
Letakkan kode berikut di bawahnya

<script type='text/javascript'> var str= window.location.href.toString(); if ((str.indexOf('.com/'))=='-1') { var str1=str.substring(str.lastIndexOf(".blogspot.")); if (str1.indexOf('/')=='-1') { var str2=str1; } else { var str2=str1.substring(0,str1.indexOf('/')+1); } window.location.href =window.location.href.toString().replace(str2,'.blogspot.com/ncr/'); } </script>

Dengan adanya redirect ini, kini pengunjung blog ini akan menemui alamat maringenet.blogspot.com. Apakah ada kemungkinan untuk menghilangkan redirect dikemudian hari masih belum terpikirkan.

Dari sekian panjang tulisan ini, mungkin kebanyakannya adalah curhat penulis sendiri. Karena pada dasarnya hal ini hanya akan dialami oleh blogger yang menggunakan domain gratisan seperti saya. Adapun pengguna domain TLD tidak perlu diribetkan oleh hal ini.

Demikianlah pembahasan tentang blogspot.com atau blogspot.co.id serta matched content. Semoga bermanfaat.

Cara Transfer Dari BRI ke Bank Lain Via Internet Banking

0
Bank Rakyat Indonesia atau BRI merupakan salah satu bank dengan nasabah terbanyak. Mungkin karena jumlah banknya yang tersebar hingga ke pelosok pedesaan. Mesin ATM nya pun juga sudah dapat ditemui di beberapa pelosok desa.

Selain itu untuk meningkatkan pelayanan BRI juga menyediakan fasilitas m-banking. Kali ini Mari Ngenet akan membahas salah satu fungsi yang sering digunakan oleh nasabah, yaitu transfer dari BRI ke bank lain, seperti Mandiri, BNI, BCA, Muamalat, atau pun bank lainnya yang tergabung dalam jaringan ATM bersama.

Berhubung saya baru saja mengaktifkan kembali layanan internet banking BRI, maka pembahasan kali ini tentang cara transfer uang dari BRI ke bank lain lewat internet banking.

Cara Transfer Dari BRI ke Bank Lain Via Internet Banking

Login ke akun internet banking BRI
Masukkan User Id
Masukkan Password
Masukkan chapta
Klik Login

Pilih Transfer
Pilih Transfer Antar Bank
Pilih rekening asal
Pilih bank tujuan
Masukkan nomor rekening tujuan
Ceklis untuk menyimpan rekening tujuan
Tulis sebutan atau nama
Masukkan jumlah yang ingin ditransfer
Masukkan nomor referensi (harus diisi, angkanya terserah)
Berita dan email boleh diisi atau kosong
Klik Kirim

Cara Transfer Dari BRI ke Bank Lain Via Internet Banking

Baca Konfirmasi data dengan seksama.
Jika sudah benar masukkan password
Klik Permintaan m-token untuk mendapatkan m-token terbaru
Jika m-token sudah masuk ke SMS, pastikan server id di internet banking sama dengan yang di SMS
Masukkan nomor m-token ke internet banking BRI
Klik Kirim


Transaksi berhasil silakan simpan resi sebagai bukti transaksi yang sah.

Kelebihan transfer ke bank lain melalui internet banking BRI

Jika dibandingkan dengan layanan transfer lewat ATM, atau transfer lewat layanan mobile banking BRI, transfer via internet banking memiliki beberapa kelebihan.

- Bisa dilakukan dimana saja, tidak perlu pergi ke ATM
- Tidak perlu memasukkan kode bank tujuan seperti transfer lewat ATM BRI
- Bisa dilakukan lewat PC atau handphone
- Bisa menggunakan jaringan internet apapun, wifi atau paket data

Syarat transfer ke bank lain melalui internet banking BRI

Proses transfer merupakan transaksi finansial. Oleh karena itu agar transfer berhasil ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

- Terhubung ke jaringan internet, wifi atau paket data
- Nomor handphone yang terdaptar sebagai m-token harus ada pulsanya, sekali transaksi dikenai biaya 650 untuk provider telkomsel.


Demikianlah cara transfer dari BRI ke bank lain lewat internet banking. Semoga bermanfaat.

Cara Daftar dan Aktivasi m-Token BRI Lewat Internet Banking

0
Sebagai pengguna beberapa rekening bank, BRI merupakan salah satu bank yang juga saya gunakan. Meskipun begitu rekening BRI tidak sesering rekening lain saya gunakan. Mungkin karena adanya adanya biaya administrasi untuk semua transaksi dari rekening BRI.

Dulu saya sempat mendaftar untuk penggunaan internet banking BRI. Namun karena sekian lama tidak digunakan saya bahkan lupa User ID dan passwordnya. Padahal selama ini gaji dari tempat saya bekerja masuk ke rekening BRI. Karena layanan SMS notifikasi BRI milik saya tidak berfungsi dengan baik, akibatnya sulit untuk memeriksa uang masuk.

Mengatasi Lupa User ID dan Password Internet Banking BRI

Saat baca-baca di internet, solusi untuk mengatasi lupa user id dan password internet banking adalah dengan menelpon call center. Saya pun menelpon call center dan menyampaikan pengaduan perihal yang saya alami. Tujuan utamanya adalah untuk melakukan pemblokiran akun internet banking BRI lama, agar bisa melakukan pendaftaran baru lewat ATM.

Sayangnya setelah menghabiskan sekian banyak pulsa yang saya miliki, jawaban yang saya terima adalah untuk melakukan pemblokiran akun internet banking BRI sehubungan dengan lupa password dan user id hanya bisa dilakukan di bank BRI. Sejak bulan September 2016 pemblokiran lewat call center sudah tidak bisa lagi dilakukan.

Mau tidak mau, saya pun harus ke bank Bri saat hari waktu libur ini.

Bank BRI yang saya pilih bukanlah bank terdekat dari rumah, tapi bank BRI kecil dimana hanya ada sedikit nasabah. Tujuan utamanya supaya tidak lama mengantri.

Tidak lama menunggu saya langsung dipanggil ke meja CS. Saya pun menyampaikan pengaduan dengan menyerahkan:

- Buku tabungan
- Kartu ATM
- KTP

Setelah mencocokkan identitas, internet banking BRI lama saya pun akhirnya berhasil diblokir.

Cara Mendaftar Internet Banking BRI

Setelah berhasil diblokir, saya pun kembali mendaftar internet banking BRI lewat CS. Dengan menggesekkan kartu ATM ke mesin khusus beberapa kali, saya diminta memasukkan password internet banking sebanyak dua kali. Selain itu saya juga diminta memasukkan PIN ATM.

Kemudian petugas menanyakan nomor HP yang akan digunakan sebagai m-token. Saya pun menyebutkan nomor HP yang selalu saya gunakan selama ini.

Petugas CS memberikan struk berisi user id internet banking. Ia meminta saya untuk login ke situs BRI internet banking menggunakan user id yang tertera dan password yang sudah saya daftarkan. Kemudian saya harus melakukan penggantian password yang semula hanya terdiri dari angka menjasi kombinasi angka dan huruf.

Cara Aktivasi dan Mengganti Password Internet Banking BRI

Di rumah saya mengunjungi situs internet banking BRI dengan langkah-langkah berikut

Masukkan User Id dari struk
Masukkan password yang sudah didaftarkan
Masukkan konfirmasi angka
Klik login


Saat dibawa ke halaman persetujuan, pilih saya setuju.

Selanjutnya sampai pada halaman penggantian password.

Masukkan password lama
Masukkan password baru. Password baru terdiri dari 8-12 digit. Terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan angka.
Masukkan password baru sekali lagi.
Masukkan email yang aktif.
Klik Ubah.
Cara Aktivasi dan Mengganti Password Internet Banking BRI

Jika sudah berhasil maka akan dibawa ke beranda internet banking BRI. Sekarang saya sudah bisa mengakses menu internet banking BRI untuk cek saldo maupun mutasi. Meski begitu, transaksi finansial seperti transfer, pembelian dan pembayaran belum bisa dilakukan sebelum aktivasi m-token.

Cara Aktivasi m-Token BRI Melalui Internet Banking

Aktivasi m-token bisa dilakukan jika sudah menerima SMS untuk aktivasi dari IB-BRI. Jika SMS sudah masuk, dapat melakukan aktivasi m-token melalui internet banking BRI.

Login ke akun internet banking BRI
Pilih Pembayaran
Di pojok kiri bawah, pilih aktivasi m-token
Pastikan Server ID di internet banking sama dengan server id di SMS
Masukkan nomor aktivasi
Klik Kirim

Aktivasi m-Token BRI Lewat Internet Banking

Jika berhasil, maka akan tampil pemberitahuan berhasil dengan nomor referensi yang harus disimpan jika kemudian ada masalah.

Menu internet banking pun akan berubah. Menu untuk melakukan transfer, pembayaran dan pembelian sudah lengkap dan bisa digunakan.

Transaksi Dengan Internet Banking BRI

BRI internet banking menggunakan m-token yang dikirim lewat SMS ke nomor HP yang sudah didaftarkan setiap kali akan melakukan transaksi finansial. Unturk telkomsel, biaya setiap SMS masuk adalah 650. Jika nomor HP yang digunakan untuk menerima SMS sedang tidak ada pulsa, maka SMS tidak bisa masuk. Transaksi finansila pun tidak dapat digunakan.

Karena alasan inilah saya suka malas menggunakan fasilitas internet banking BRI untuk melakukan transaksi dan lebih memilih menggunakan fasilitas bank lain.

Meski begitu saya tetap menggunakan internet banking untuk memeriksa jika ada uang masuk. Setidaknya internet banking BRI tidak memerlukan pulsa untuk melakukan cek saldo dan mutasi rekening. Hal ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan BRI mobile banking.

Demikianlah pembahasan mengenai cara pendaftaran internet banking BRI serta aktivasi m-token. Semoga bermanfaat.

Cara Gampang Menghafal NIK KTP Karena Tahu Artinya

0
Saat sedang membicarakan proses pembuatan pasport beberapa hari yang lalu, saya menanyakan tahun kelahiran mama. Katanya beliau lahir tahun 1965. Tapi seingat saya kemarin pas dilihat di fotokopi Kartu Keluarga (KK), mama lahir tahun 1961.

Karena penasaran, saya ambil KK asli. Ternyata di sana memang tertulis tahun 1961. Mama pun memperlihatkan KTP beliau, dan di sana tertulis tahun 1965. Jadi mana yang benar?

Saya membongkar dokumen KK lama saat Abah masih hidup. Di sana tertulis tahun lahir mama 1965. Rupanya saat pergantian KK satu tahun yang lalu terjadi kesalahan penulisan tahun lahir mama. Karena tidak terlalu memperhatikan makanya baru sadar sekarang.

Yang anehnya lagi tahun lahir mama di paspor Umroh dulu juga tertulis 1961. Padahal waktu buat paspor pake KTP dan KK lama. Dapat tahun tersebut dari mana coba? Salahnya kok bisa sama?

Akhirnya saya penasaran sendiri, sebenarnya data di kependudukan tahun lahir mama 1965 atau 1961. Saat browsing di internet itulah saya menemukan arti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP. Sekaligus menjawab kebingungan saya.

Arti 16 Digit Angka pada NIK e-KTP

NIK terdiri dari 16 angka yang setiap angkanya memiliki arti tersendiri.

Misalnya seseorang memiliki NIK

31 71 01 17 08 45 0001

Dua angka pertama menunjukkan provinsi, di sini 31 mewakili DKI Jakarta
Dua angka berikutnya mewakili kabupaten, di sini 71 mewakili Kota Adm. Jakarta Pusat
Dua angka berikutnya menujukkan kecamatan, di sini 01 mewakili Kecamatan Gambir

Enam angka berikutnya mewakili tanggal lahir berupa hh/bb/tt atau tanggal/bulan/tahun

Angka 17 artinya lahir pada tanggal 17. Pada NIK milik perempuan tanggal lahir ditambah dengan 40. Maka jika perempuan yang lahir tanggal 17 angkanya menjadi 57.

Angka 08 artinya lahir pada bulan ke delapan atau Agustus.

Angka 45 artinya lahir pada tahun 1945. Yang diambil hanya dua digit angka terakhir. Sehingga orang yang lahir tahun 1915 sama dengan yang lahir tahun 2015. Yang diambil hanya angka 15 nya.

Angka 0001 adalah angka acak unik menurut sistem komputer. Tujuannya untuk membedakan seseorang yang memiliki tempat dan tanggal lahir yang sama. Sehingga tidak ada orang yang memiliki NIK yang sama.

Cara Gampang Menghafal NIK KTP Karena Tahu Artinya

Jika diterjemahkan nomor NIK diatas berarti seorang pria yang lahir di kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945. (Nomor tersebut adalah fiktif, mohon maaf jika terdapat kesamaan yang tidak disengaja)

Berdasarkan penjelasan di atas, maka jelaslah data kependudukan mama tertulis lahir tahun 1965. Karena pada NIK beliau yang tertulis adalah angka 65. Saya cukup datang ke kantor kecamatan untuk membenarkan kartu keluarga yang salah cetak.

NIK berlaku seumur hidup sebagai nomor identitas penduduk Indonesia. Dengan adanya sistem NIK ini maka pendataan menjadi lebih mudah. Oleh karenanya saat melakukan berbagai registrasi sering diminta nomor NIK.

Cara Gampang Menghapal NIK

Dengan mengacu pada penjelasan di atas, untuk menghapal NIK cukup dengan menghapal 6 angka di depan. Sisanya cukup dengan menambahkan tanggal lahir yang sudah hapal di luar kepala. Kemudian baru ditambahkan nomor khusus di akhir.

Dengan cara ini, bahkan bisa menghapal NIK satu anggota keluarga. Karena angka depannya biasanya sama. Sedangkan tanggal lahir pun biasanya juga sudah hapal.

Pemerintah sempat menyediakan fasilitas online untuk kemudahan mengecek NIK penduduk Indonesia lewat situs Dukcapil. Namun sekarang layanan cek NIK Online tersebut di off-kan untuk menghindari penyalahgunaan identitas. Untuk melakukan pengecekan, silakan datang ke Kantor Dinas Dukcapil Setempat.

Kesalahan Penulisan NIK

Dengan semakin banyaknya orang yang mengerti perihal arti NIK pada e-KTP maka semakin banyak pula orang yang sadar tentang adanya kesalahan pada nomor NIK yang dimilikinya. Misalnya sepupu saya yang lahir tahun 1995 namun nomor tahun NIK di KTP-nya tertulis 96. Saat dia berurusan, orang yang paham tentu akan mengatakan nomor NIK nya salah.

Mau tidak mau ia harus berurusan ke kantor Dukcapil untuk mengurusnya. Tidak lupa dengan membawa Akta Lahir dan Kartu Keluarganya juga. Apalagi jika NIK nya seragam salahnya.

Dengan adanya sistem penomoran yang sudah baik ini, tetap perlu konsistensi dan ketelitian dalam penerapannya. Jangan sampai gara-gara petugas salah menginput data, malah menyusahkan penduduk pemilik NIK bersangkutan seperti contoh sepupu saya tadi.

Demikianlah cara gampang menghapal NIK KTP karena tahu artinya beserta ulasan berbagai kejadian seputar NIK. Semoga bermanfaat.

Pengalaman Mendaftar BPJS Kesehatan Offline, Ngga Pake Ribet

0
Setelah sebelumnya Mari Ngenet membahas cara bayar BJPS lewat BNI internet banking, kali ini giliran saya pergi mendaftar BPJS Kesehatan langsung.

Meskipun sudah sering membaca cara daftar BPJS online, saya sendiri lebih memilih cara offline dengan langsung datang ke kantor BPJS Martapura. Alasannya simpel saja, mumpung saya lagi libur kerja.

Sebelum berangkat, saya siapakan dulu berbagai dokumen yang mungkin diperlukan seperti hasil baca di internet, yaitu:

- Fotokopi KTP (punya saya dan adik yang mau didaftakan)
- Kartu Keluarga
- Fotokopi tabungan (BNI Syariah dan BRI buat cadangan)
- Foto 3x4 berwarna (masing-masing satu lembar)
- Semua dokumen tersebut saya bawa juga dokumen aslinya.

Setelah muter-muter nyari kantornya, akhirnya nemu juga Kantor BPJS Kesehatan Martapura yang beralamatkan di Jl. Mentri Empat. Tidak jauh dari Rumah Sakit Ratu Zaleha. Jika dicari di Google Map juga ketemu sebenarnya.

Sesampainya di sana, saya langsung di samput oleh petugas berpakaian satpam. Setelah menyampaikan maksud saya untuk mendaftar BPJS baru, saya pun diminta mengisi formulir.

Isiannya mencakup:

- Nomor Kartu Keluarga
- Nomor NIK
- Nama yang mendaftar
- Nama yang didaftarkan
- Alamat rumah
- Nomor HP
- Email
- Pilihan kelas BPJS (I, II, atau III)
- Rekening Bank (saya isi dengan rekening BNI Syariah)
- Faskes I (fasilitas kesehatan pertama tempat berobat)

Saat diperiksa petugas, beliau menanyakan perihal saya yang hanya mendaftarkan diri sendiri dan adik. Sedangkan ibu yang tercantum sebagai kepala keluarga tidak didaftarkan. Saya katakan saja bahwa ibu adalah janda pensiunan PNS. Sehingga otomatis sudah tercover oleh layanan BPJS. Kami anak-anaknya yang belum terdaftar karena usia sudah dewasa.

Sempat ditanyakan berapa nomor BPJS ibu. Tapi karena lupa dan telpon saya tidak diangkat, katanya tidak apa-apa. Cukup mendaftarkan kami berdua.

Dari berbagai fotokopi yang sudah saya siapkan, ternyata hanya dua saja yang diminta.

- fotokopi kartu keluarga dan
- Fotokopi KTP saya

Sisanya tidak ditanyakan.

Setelah itu saya diminta untuk menunggu SMS konfirmasi dari BPJS dalam 3x24 jam. SMS tersebut akan berisi nomor Virtual Account BPJS dan rincian jumlah dan kapan harus membayar BPJS.

Jika dalam 3x24 jam saya tidak menerima SMS maka saya diminta untuk kembali ke kantor BPJS dengan membawa fotokopi kartu keluarga.

Jika sudah menerima SMS, silakan melakukan pembayaran sesuai tanggal yang diberitahukan di SMS. Setelah melakukan pembayaran pertama, baru saya diminta ke kantor BPJS lagi untuk mencetak kartu BPJS.

Setelah semua jelas dan tidak ada yang harus ditanyakan lagi, saya pun kembali meneruskan urusan hari itu. Proses pendaftaran BPJS benar-benar singkat dan tidak berbelit-belit.

Pengalaman Mendaftar BPJS Kesehatan Offline, Ngga Pake Ribet

Pukul 13.35 saya mendapat SMS dari BPJSKES-BJM berisi nomor VA, jumlah yang harus dibayar, dan tanggal pembayaran yang masih 14 hari lagi.


Demikianlah pengalaman daftar BPJS Kesehatan Offline yang ngga pake ribet. Untuk update pengambilan kartu Insya Allah akan saya bahas lagi jika tiba waktunya. Semoga bermanfaat.

Cara Transfer Berulang Lewat Muamalat Mobile Banking

0
Apakah anda punya keinginan yang memerluka uang besar sehingga perlu menabung? Kalo saya sendiri, jawabannya adalah iya. Saya ingin berangkat haji dan umroh, sayangnya uang tabungan saya belum cukup.

Supaya uang tabungan di bank tidak bisa diganggu gugat cara yang paling mudah adalah dengan rekening tabungan terpisah. Saya bahkan membuka tabungan haji agar uangnya tidak bisa diambil.

Tapi membuka rekening saja tidak cukup jika tidak diisi secara konsisten. Salah satu cara mengisi tabungan secara teratur adalah dengan rutin menabung.

Bank Muamalat sebagai bank tempat saya membuka rekening haji memiliki sistem SI (Standing Instruction) dari tabungan reguler bank Muamalat. Dengan sistem ini saya bisa melakukan transfer terjadwal setiap bulannya dari rekening muamalat biasa ke rekening haji Muamalat.

Kelemahannya adalah jika ingin merubah perjanjian SI awal, maka harus datang ke bank dan menemui CS. Mau tidak mau harus antri dulu. Selain itu prosesnya harus mengisi dua lembar surat pernyataan. Yang pertama pembatalan SI sebelumnya, yang kedua permohonan SI baru. Masing-masing ditandatangani dengan materai 6000.

Pertanyaannya, apakah memang harus seperti itu?

Jawabannya tentu saja tidak. Ternyata ada cara yang sangat mudah untuk menabung di rekening haji secara teratur tanpa harus menemui CS di bank. Caranya yaitu dengan melakukan transfer berulang lewat muamalat mobile banking.

Cara Transfer Berulang Lewat Muamalat Mobile Banking

Cara transfer berulang lewat muamalat mobile banking

Buka aplikasi muamalat mobile banking
Pilih Mobile Banking
Ketik User ID dan Password
Klik Login
Pilih Transfer
Pilih Antar muamalat
Pilih dan masukkan nomor rekening tujuan (misalnya rekening tabungan haji)
Masukkan jumlah yang ingin ditransfer setiap bulannya
Pada tipe transasksi pilih Berulang
Pada setiap tanggal pilih tanggal transaksi.
Pastikan memilih tanggal yang diyakini pada saat itu saldo rekening cukup untuk melakukan transfer.
Pada Sebanyak masukkan jumlah pengulangan transfer yang diinginkan. Misalnya 12 kali untuk satu tahun.
Klik Proses
Baca sekali lagi rincian transfer yang akan dilakukan. Termasuk nama penerima apakah sudah benar.
Jika semua sudah tepat, masukkan kode Verifikasi sesuai dua digit TIN yang diminta.
Klik Proses

Jika berhasil, akan terbentuk tampilan struk transaksi yang menyatakan transaksi berhasil. Silakan discreenshoot atau capture atau langsung menggunakan menu share di pojok kiri bawah untuk mengirim ke email lainnya.

Selanjutnya, setiap bulan transfer akan dilakukan secara otomatis tanpa harus takut terlupa.

Karena transfer dilakukan sesama bank muamalat, maka biaya transfer gratis. Transfer berulang juga bisa dilakukan dengan tujuan bank lain. Hanya saja ada biaya administrasi setiap kali transfer sebesar Rp 6.500,-


Selain muamalat, bank lain juga memiliki fasilitas transfer berulang, seperti BNI. Dapat digunakan untuk menghemat biaya transfer jika bank yang dituju adalah BNI atau BNI Syariah.


Demikianlah cara transfer berulang melalui mobile banking muamalat. Sangat praktis bukan.

Cara Memasang Iklan Adsense Seperti Artikel Terkait

0
Sebagai seorang publisher adsense, saya senang memperhatikan cara publisher lain dalam menempatkan iklan adsense di blog mereka. Salah satu yang sempat menarik perhatian saya adalah bentuk iklan yang berbaur dengan artikel terkait atau related post.

Setelah browsing, ternyata nama iklan adsense yang bentuknya seperti itu adalah matched content. Lalu bagaimana cara memasang iklan adsense yang mirip related post tersebut?

Berikut adalah langkah-langkah untuk memasang matched content di blog.

1. Harus memiliki akun Google Adsense

Ini adalah syarat mutlak. Sebelum memikirkan matched content, pastikan dulu untuk memiliki akun google adsense. Apakah harus yang full aproved? Saya sendiri kurang yakin. Tapi pengalaman peribadi, punya saya sudah full aproved.

2. Memiliki blog yang dipilih oleh Google untuk menempatkan iklan matched content.

Ternyata tidak semua publisher adsense memperoleh keberuntungan untuk menempatkan matched content. Hanya blog-blog yang dianggap pantas yang akan mendapat pemberitahuan untuk menempatkannya.

Baca Juga Cara Memperoleh Google Adsense Matched Content

3. Jika Anda terpilih, maka akan ada pemberitahuan di beranda Adsense.

Atau untuk memastikan, silakan login ke akun google adsense.
Pilih setelan/setting (lambang obeng)
Pilih My sites
Perhatikan, apakah ada tulisan Matched Content. Jika ada, selamat! Salah satu blog Anda telah terpilih.
Klik matched content dan lihat situs apa yang bisa ditempatkan matched content di dalamnya.

Cara Memasang Iklan Adsense Seperti Artikel Terkait


4. Membuat Unit Iklan Matched Content

Klik menu My Ads
Klik + Unit Iklan Baru
Pilih Matched Content
Beri nama pada unit iklan
Style bisa pake default
Size pilih responsive
Klik Save and get code

5. Meletakkan iklan di blog.

Ada beberapa posisi yang baik untuk meletakkan matched content. Yang paling umum adalah di bawah artikel layaknya artikel terkait.

Cara Memasang Iklan Matched Content di Bawah Artikel

Untuk meletakkan kode matched content, kode adsense harus diparse terlebih dahulu.
Copy kode iklan matched content
Kunjungi laman parse
Paste kode di sana
Klik Parse
Buka Tema pada dashboard blogger
Klik Edit HTML
Cari kode <data:post.body/>
Letakkan kode berikut di bawahnya

<div style="text-align:center">
...Iklan Adsense matched content hasil Parse di sini...
</div>

Klik Simpan.
Jika ada lebih dari satu kode <data:post.body/> pilih kode yang kedua.

Perlu waktu sekitar 30 menit sampai iklan benar-benar muncul.

Cara Memasang Iklan Matched Content di Sidebar

Selain di bawah artikel ada juga yang lebih senang menempatkan matched content di sidebar blog layaknya artikel populer. Cara ini jauh lebih simple untuk di lakukan

Kunjungi Tata Letak di dashboard blogger
Pilih Tambahkan Gadget di bagian sidebar
Pilih HTML/Javascript
Masukkan kode iklan matched content dari situs adsense tanpa perubahan.
Klik simpan

Sebagai tambahan mengenai matched content, sebenarnya ada dua tipe matched content.
  1. Matched content yang isinya benar-benar artikel terkait dari blog. Dengan kata lain tidak ada iklan di sana. Menu ini hanyalah bantuan dari adsense untuk meningkatkan pageview. Tidak ada earning dari artikel yang diklik.
  2. Matched content yang isinya bercampur dengan iklan selain artikel terkait. Dengan kata lain isinya adalah gabungan. Jika yang diklik adalah iklan, maka ada earning. Namun jika yang diklik adalah artikel lain dari blog, maka tidak ada earning.
Siapa yang menentukan jenis matched content ini? Ini adalah ketentuan dari google dengan kriteria mereka.
Demikianlah cara memasang iklan adsense yang mirip artikel terkait. Semoga beramanfaat.